Sabtu, 12 Oktober 2013

Usaha membina rumah tangga





Ingatlah bahwa nahkoda bagi bahtera rumah tangga adalah suami, dialah pemimpin dalam rumah tangga.

Allah SWT berfirman :
“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (QS. An-nisaa’ : 34)

Makna kepimpinan yang dimaksud di sini adalah kepimpinan dalam rumah tangga. Lelaki adalah pemimpin pertama dalam urusan rumah tangga, ia ibarat nahkoda kapal atau panglima dalam rumah tangga. Karena itu hendaknya suami dan istri memahami peran dan kedudukannya masing-masing. Istri harus memahami perannya begitu pula dengan suami. Suami bertanggung jawab menyukseskan mahligai rumah tangganya yang diibaratkan seperti sebuah perusahaan, yang mana kedua belah pihak telah menanamkan modal berharga yaitu hidup dan mati mereka berdua.

Dan apakah peran istri :
Istri memiliki peran yang lebih besar dan lebih agung. Yaitu mendukung suami dalam setiap keputusan yang telah dibuat serta membantunya dan menuntun tangannya kepada kondisi yang aman.
Istrilah yang harus tetap berdiri di samping suami dalam menghadapi kondisi-kondisi yang sulit.
Istrilah yang harus mendidik anak-anaknya dan memperhatikan keadaan mereka. Bahkan istri memiliki tanggung jawab yang lebih besar.
Istrilah yang harus menjadi sumber kedamaian dan ketenangan bagi suaminya, bahkan istri harus bisa berperan sebagai pakaian bagi suaminya.
Istri harus selalu bermusyawarah dan membantu suami, melaksanakan pengarahan-pengarahan yang diberikan suami hingga kebaikan dapat dinikmati oleh semua anggota keluarga.

WAPADALAH !
Dengan gencarnya seruan slogan-slogan yang bertujuan menrancukan makna kepimpinan dalam rumah tangga. Seperti slogan emansipasi wanita, isu gender dan lain sebagainya.
Mereka berusaha keras mengeluarkan para istri dari rumah. Sehingga tugas utamanya dalam rumah tangga terbengkalai dan yang lebih memprihatinkan lagi adalah hilangnya sakinah, mawaddah dan kedamaian dalam rumah tangga.
(cuplikan surat terbuka untuk para istri)


Anak adalah ladang amal

Ingatlah selalu, Anak-anakmu adalah ladang amal yang sangat istimewa. Keberhasilanmu mengasuh, mengurus dan mendidik mereka hingga menjadi anak-anak yang shalih akan menjadi tabungan yang terus mengalirkan pahala. Bahkan pahala itu akan terus mengalir hingga engkau menghuni liang kubur. Bersabarlah menghadapi mereka, dan yakinlah bahwa jerih payahmu itu tidak akan sia-sia. Rasulullah SAW telah bersabda :
“Apabila anak Adam mati, maka terputuslah seluruh amalnya kecuali dari tiga perkara : sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang selalu mendoakannya.” (hadits riwayat Muslim dalam Shahihnya(4310).
Selanjutnya, berdoalah kepada Allah agar memberikan kekuatan dan kemudahan bagimu dalam mengasuh dan mendidik mereka, semoga mereka tumbuh menjadi anak-anak shalih yang senantiasa menyejukkan pandangan dan mendatangkan kebahagiaan bagi kedua orang tuanya di dunia dan akhirat...amin!
( Surat terbuka untuk para istri )


Jumat, 11 Oktober 2013

Daily hijab style ( ala emak-emak )







Ni bener - bener lagi ga pengen ribet palagi kalo ayah yang ngajakin wah harus super duper ngebut pakenya lagian cuman pergi setengah jam doang buat beli somting eating (pa'an tuh...??)...tapi tetep aja minta ayah motoin hahaha......

Rabu, 09 Oktober 2013

Edgar series ( main ayam serama )





Edgar series ( naik delman ma ayi )






 ini dia para dayang-dayangnya.....




Pada hari minggu kuturut ayi ke desa naik delman istimewa
kududuk dimuka............terus nyampe pasar comal deh
( pas baru naik langsung nangis bis jalan ga mau turun hahaha....)