Ingatlah
bahwa nahkoda bagi bahtera rumah tangga adalah suami, dialah pemimpin dalam
rumah tangga.
Allah SWT
berfirman :
“Kaum
laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah
melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan
karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (QS.
An-nisaa’ : 34)
Makna
kepimpinan yang dimaksud di sini adalah kepimpinan dalam rumah tangga. Lelaki
adalah pemimpin pertama dalam urusan rumah tangga, ia ibarat nahkoda kapal atau
panglima dalam rumah tangga. Karena itu hendaknya suami dan istri memahami
peran dan kedudukannya masing-masing. Istri harus memahami perannya begitu pula
dengan suami. Suami bertanggung jawab menyukseskan mahligai rumah tangganya
yang diibaratkan seperti sebuah perusahaan, yang mana kedua belah pihak telah menanamkan
modal berharga yaitu hidup dan mati mereka berdua.
Dan
apakah peran istri :
Istri
memiliki peran yang lebih besar dan lebih agung. Yaitu mendukung suami dalam
setiap keputusan yang telah dibuat serta membantunya dan menuntun tangannya
kepada kondisi yang aman.
Istrilah yang
harus tetap berdiri di samping suami dalam menghadapi kondisi-kondisi yang
sulit.
Istrilah yang
harus mendidik anak-anaknya dan memperhatikan keadaan mereka. Bahkan istri
memiliki tanggung jawab yang lebih besar.
Istrilah yang
harus menjadi sumber kedamaian dan ketenangan bagi suaminya, bahkan istri harus
bisa berperan sebagai pakaian bagi suaminya.
Istri
harus selalu bermusyawarah dan membantu suami, melaksanakan
pengarahan-pengarahan yang diberikan suami hingga kebaikan dapat dinikmati oleh
semua anggota keluarga.
WAPADALAH
!
Dengan
gencarnya seruan slogan-slogan yang bertujuan menrancukan makna kepimpinan
dalam rumah tangga. Seperti slogan emansipasi wanita, isu gender dan lain
sebagainya.
Mereka berusaha
keras mengeluarkan para istri dari rumah. Sehingga tugas utamanya dalam rumah
tangga terbengkalai dan yang lebih memprihatinkan lagi adalah hilangnya
sakinah, mawaddah dan kedamaian dalam rumah tangga.
(cuplikan surat terbuka untuk para istri)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar