Bismillahirrohmanirrohim...
Hari ini hari terakhir edgar nungguin ante yang lagi sakit. Udah 3 hari ini ante masuk rumah sakit dari sabtu pagi dan baru operasi sore harinya, dan ini sudah senin sore. Pemulihan ante cepet banget sehari operasi udah bisa jalan dan langsung minta pulang tapi belum boleh sama pihak rumah sakit paling tidak 2 hari lagi biar pemulihannya bisa terpantau, ya prosesnya sama seperti operasi cesar gitu dan memang dari awal memotivasi diri biar cepet pulang. Rencana hari ini nunggu check up dokter terakhir baru pulang tapi ternyata di tunggu sampai sore dokter masih di perjalanan pulang tugas luar kota berhubung sudah kebelet pulang akhirnya diputuskan pulang tanpa checkup dokter terakhir, kan berapa hari lagi juga kontrol gitu kata ante.
Berdasarkan cerita dari narasumber (ante sendiri) memang sudah lama dari sebelum nikah pun menstruasi tidak lancar, ante kira kalo haid maju mundur gitu kan wajar, itupun luput dari perhatian dan ternyata kata dokter kalau dihitung-hitung menstruasinya keluar 2 bulan sekali melebihi siklus normal dari yang seharusnya 1 bulan sekali.
Sempet juga kira-kira awal tahun ante nawarin ada program pap smear gratis bagi pengguna bpjs sayangnya miumi belum jadi anggota bpjs pada saat itu jadi gagal ikutan deh, ya udah ante aja tar ceritain gimana prosesnya memang miumi belum pernah, cuma denger dari ayi yang udah pernah dan miumi pengen banget. Ternyata ante agak takut dengan proses periksanya jadi ikutan ngga periksa padahal kalaupun ante berani periksa udah jauh-jauh hari tau kalau ada masalah tapi ya sudahlah memang harus begini jalannya. Yang ante ga habis pikir kalaupun ada masalah dengan kandungan, denger dari cerita temen-temennya yang juga ada kista itu tiap mau menstruasi pasti sakit perut ada yang pake pingsan segala, lha ante tu ngga kaya biasa aja gitu, padahal dari sakit kan kita kadang baru ngeh kalo pertanda ada yang salah/sakit. Semisal pun sakit mungkin sudah jauh-jauh hari menyadari ada yang salah, bukan disaat sedang giat-giatnya program hamil. Karena sudah menjadi pertanyaan orang-orang sekitar setelah pernikahan itu sudah hamil belum? Dan bla bla bla, pernikahan ante itu baru 11 bulan dan baru tinggal serumah itu 3 bulan terakhir soalnya sempat long distance marriage. Om arif sudah hampir 5 tahun dinas di papua baru mutasi bulan februari ini. Disaat sedang fokus program hamil dan check up ke dokter di usg baru ketahuan ada kista di saluran kanan sudah agak membesar seukuran jempol dewasa dan sebelah kiri kecil, mungkin bahasa awamnya khusus kistanya ante itu nutupin pertemuan antara telur dan spermanya. Dan telur yang tidak dibuahi dan seharusnya luruh tiap bulan atau bahasa gampangnya menstruasinya tersumbat bisa dibilang darah haidnya tidak bisa keluar, memang ada banyak kasus kista yang lain.
Ada yang ketahuan ada kista pas hamil dan setelah di usg baru kelihatan janin dan kistanya tapi kasus seperti itu si kista bisa keluar dengan bayi pada saat melahirkan, dan masih banyak lagi cerita dari pengalaman penderita kista yang lain.
Kista juga condong ke faktor keturunan seandainya memang carier dan ada faktor pemicu (pola makan, istirahat dll) maka bisa tumbuh dengan cepat, disamping faktor pola makan juga dan berhubungan juga dengan hormon-hormon tertentu (untuk lebih jelasnya silahkan browsing artikel ). Mungkin memang sudah jalannya seperti itu yang penting ikhtiar dengan doa dan pengobatan, semoga setelah selesai program pengobatan 6 bulan secepatnya program hamil bisa langsung berhasil.
Get well soon ante, secepatnya dapat dede' buat temen mas edgar.
We love you
“But there's a story behind everything. How a picture got on a wall. How a scar got on your face. Sometimes the stories are simple, and sometimes they are hard and heartbreaking. But behind all your stories is always your mother's story, because hers is where yours begin.” ― Mitch Albom, For One More Day Cerita ini hanya untuk di kenang dan miumi menuliskannya di saat masih bisa mengingatnya
Senin, 27 April 2015
Ada cerita di balik kista
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar