Titip dia ya Allah,
Jaga dia seperti Engkau menjaga ku
Selalu sabarkan dia,
Bangunkan dia ketika adzan subuh Mu memanggil.
Karena setiap hari hati ingin sekali
bertanya, bagaimana ia bisa memulai hari
jika melewatkan subuhnya?
Ingatkan dia untuk pulang ke rumah saat
maghrib Mu berkumandang
Dekap dia dalam sujudnya sebelum tidur
Biarkan dia terjaga dalam
tahajjudnya di
malam hari hanya untuk meminta
petunjuk Mu.
Dan ketika meragu, bisikkan kepada nya
untuk segera beristikharah.
Karena sungguh aku tidak bisa
menjangkaunya
Jadikan dia pribadi yang hebat yang bisa
menguatkan aku...
Jadikan bahunya satu-satunya tempat
aku bersandar...
Jadikan tangannya satu-satunya yang
menghapus air mataku..
Jadikan dekapannya yang paling
menenangkan aku..
Jadikan dia Ayah yang hebat bagi anak-anak ku..
Lalu aku mohon, ya Allah..
Kuatkanlah kedua tangannya untuk
mencari rizqi Mu..
Berkahkanlah segala rizkinya yang untuk keluarga kami...
Jangan ganti senyum manisnya dengan
amarah, karena disitulah separuh
kekuatanku
Sampaikan salam ku untuk dia suamiku
Untuk dia yang hanya satu-
satunya lelaki yang aku cintai dan
mencintai aku.
Katakan kepadanya, bahwa setelah
mendoakan kedua orang tuaku dan
keselamatan diriku, doaku tak pernah
putus untuknya..
Dalam hajat ku, istikharah ku, juga
tahajjudku..
Jadikan imam yang mengantarkan kami menuju bahagia dunia akhirat
Dia satu-satunya lelaki yang selalu aku
doakan untuk menjadi pendamping
hidupku...
Berkahkanlah sisa usianya agar lebih dekat kepada Mu ..
Berkahkanlah sisa usianya agar lebih bermanfaat untuk kami..
Berkahkanlah sisa usianya agar kami tidak menyesal jika engkau panggil kelak..
Ya Allah, jangan pernah bosan
mendengarkan doa hamba, yang masih
untuk dia suamiku.
Ayah hbd..we <3 u
(inspiring by mb'puput utami)
“But there's a story behind everything. How a picture got on a wall. How a scar got on your face. Sometimes the stories are simple, and sometimes they are hard and heartbreaking. But behind all your stories is always your mother's story, because hers is where yours begin.” ― Mitch Albom, For One More Day Cerita ini hanya untuk di kenang dan miumi menuliskannya di saat masih bisa mengingatnya
Sabtu, 26 April 2014
Untukmu suamiku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar